Dinkes Jalin Kerjasama Dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.

Naskah nota kesepahaman kerjasama ditandatangani bersama oleh Kepala Dinas Kesehatan  dr.Triwanda Elan,Ketua DPD LDII H.Rajab Tampubolon,Ms pada acara seminar kesehatan reproduksi, gizi dan pola hidup sehat keluarga tahun 2007 di Balaikota Bogor, Sabtu (11/8)

Nota kesepahaman dilakukan untuk mensuskseskan program menuju Indonesia sehat 2010. Dalam nota  kesepahaman disebutkan, bahwa kedua pihak sepakat bekerjasama didalam menyelenggarakan berbagai kegiatan berkaitan dengan kesehatan dalam arti luas antara lain dalam  kegiatan meliputi seminar, sosialisasi dan kegitan-kegitan lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,

Sedangkan biaya-biaya yang timbul sebagai akibat dari nota kesepahaman ini merupakan tangggung jawab masing-masing pihak dan atau atas usaha bersama.

Sedangkan terkait dengan Seminar kesehatan reproduksi, gizi dan pola hidup sehat keluarga tahun 2007 Walikota Bogor  yang diwakili Kepala Dinkes Kota Bogor dr Triwanda Elan mengatakan kegiatan ini pada dasarnya merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memberikan pemahaman yang baik dan benar terkait kesehatan reproduksi perempuan bagi kaum wanita.

Seminar menjadi penting dilakukan karena berbagai penyakit yang terkait dengan laat reproduksi wanita telah menjadi salah satu faktor utama menurunnya kesehatan wanita. Salah satu momok yang sangat menakutkan bagi kaum hawa dari masalah reproduksi ini adalah kanker leher rahim.

Berdasarkan data yang dimilki oleh Departemen Kesehatan (Depkes), di Indonesia saat ini terdapat 90 sampai 100 kasus kanker leher rahim per 100.000 penduduk. Dan masih menurut data Depkes, setiap tahun terjadi 200.000 kasus kanker leher rahim di Indonesia.

Menurut Depkes jenis kanker reproduksi lain yang perlu juga diwaspadai di Indonesia, selain kanker rahim, adalah kanker indung telur atau ovarium. Hal itu dikarenakan angka kematian yang disebabkan kanker ini cukup tinggi, meskipun kekrapan kanker ovarium hanya menempati urutan kedua dari keseluruhan kanker ginekkologi. Kondisi ini menurut para pakar, disebabkan perjalanan penyakit ovarium berlangsung secara tersebunyi sehingga diagnosis sering ditemukan pada waktu pasien dalam keadaan stadium lanjut.

Untuk itu, Walikota berharap, kata Tri Wandha, bahwa pelaksanaan seminar dapat turut membantu penyebarluasan informasi tentang kesehatan reproduksi kepada para perempuan, khususnya di Kota Bogor. Karena  disadari bahwa kondisi kesehatan wanita akan sangat menentukan pola kesehatan anggota keluarga lainnya.

Sementara itu, ketua DPD LDII Kota Bogor H.Rajab Tampubolon mengatakan secara sederhana dapat dikatakan bahwa masalah reproduksi, gizi dan pola hidup sehat adalah bagian dari masalah atau persoalaan keagamaan khususnya ummat Islam.

Karena Islam adalah rahmat bagi seluruh alam semesta, maka kegiatan LDII diarahkan untuk dapat memberikan kontribusi bagi kemaslahatan ummat manusia (memakmurkan bumi) dan lingkungannya.

Karena itu, kata Rajab penyelenggaraan seminar ini dimaksudkan untuk memberikan pencerahan (enlightening) bagi masyarakat terutama kaum wanita. Sebab wanita atau perempuan atau ibu mempunyai peran yang strategis dan sentral dalam hidup dan kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara.

Terkait dengan kepeduliannya terhadap kesehatan, Radjab mengatakan, bahwa LDII telah mendapatkan penghargaan dari UNICEF, WHO dan DEPKES RI pada tanggal 14 Juni 2006 dalam partisipasinya mensukseskan Indonesia bebas polusi.(iso/ism)

(disunting dari sumber Portal Kota Bogor)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: