GAUK2009-CAI; Generasi Muda LDII Peduli Udara Jakarta

Asisten Deputi Menteri bersama Pemuda Pemuda LDII

Asisten Deputi Menteri bersama Pemuda Pemuda LDII

LDII Jabotabek Generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia yang tergabung dalam Yayasan Cinta Alam Indonesia (CAI) pada hari Sabtu 6 Juni 2009 bekerjasama dengan Kementrian Negara Lingkungan Hidup RI, Pemda Provinsi DKI Jakarta dan Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI Jakarta, telah sukses menggelar Aksi Damai Gerakan Anti Udara Kotor (GAUK) berupa jalan sehat ( Pawai Damai ) dengan rute Taman Gedung Sampoerna Stategic Square ( Jl. Jend. Sudirman ) menuju Bunderan Hotel Indonesia ( MH. Thamrin ).

Dalam Aksi Damai ini selain gerak jalan sehat juga ada aksi lain yang tak kalah serunya diantaranya ada Pasukan Semut yang menyapu bersih sampah-sampah di sepanjang perjalanan, uji emisi gas buang kendaraan gratis, pentas seni yang berupa pembacaan puisi oleh H Didi Petet, Aksi teatrikal oleh Kabaret Tawasumringah dan juga dimeriahkan oleh penampilan live music dari Joy Climax band.

Pada kesempatan tersebut Rofie Hariyanto, Steering Committee GAUK 2009 membacakan Deklarasi Anti Udara Kotor yang isinya merupakan dukungan terhadap program-program pemerintah sekaligus ajakan dan seruan untuk  mengugah kesadaran masyarakat dunia akan kepedulian lingkungan hidup. Saat diwawancara oleh RCTI, SCTV dan TPI lebih lanjut Rofie mengatakan,

“ …kami dari CAI sudah memiliki 20 perwakilan wilayah se Jabotabek dan Insya Alloh acara seperti ini (kampanye Anti Udara Kotor) akan berkelanjutan dan bukan hanya sekedar ceremonial saja.”

Di tempat yang sama Jhoni Kusumo, Asisten Deputi Menteri Urusan Partisipasi Masyarakat dan Lembaga Kemasyarakatan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup RI mengatakan,

“Tahun-tahun yang lalu Peringatan Hari Lingkuan Hidup Sedunia hanya diadakan di kantor-kantor pemerintah saja namun tahun ini kami ingin melibatkan masyarakat dan Alhamdulillah dari konfirmasi terakhir hal serupa diadakan di beberapa kota besar antara lain di Makassar ada 3000 partisipan, Medan ada 2000, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar….”

Dari pantauan CAI, jumlah kendaraan di Jakarta mengalamai pertambahan yang tak terkendali hal inilah menjadi penyebab menurunnya kualitas udara. Gas buang yang dikeluarkan kendaraan mengandung partikel Sulfur Dioksida, Karbon Monoksida, Nitrogen Dioksida yang semuanya itu sangat membahayakan kesehatan. Bahkan dari hasil survey tahun 2005 yang dilakukan Komite Penghapusan Bensin Bertimbal ditemukan kadar timbal dalam darah atau Blood Lead Level (BLL) anak-anak SD di Bandung dan Makassar telah mencapai batas yang membahayakan karena lebih dari 60 % siswa terdeteksi kadar timbal dalam darahnya lebih dari 10 ug/ dl.

Maka CAI mengajak masyarakat untuk melakukan sesuatu agar pencemaran udara bisa berkurang, diantaranya:

  1. Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor atau substitusi kendaraan bebas polusi
  2. Memperbanyak lahan hijau
  3. Tidak merokok
  4. Melakukan uji emisi gas buang dan segera memperbaiki system pembakaran kendaraannya kalau memang tidak lulus uji emisi
  5. Bagi industry diharapkan bisa menerapkan system pembuangan limbah industri yang baik sesuai standard yang berlaku
  6. Untuk pembukaan lahan baru di daerah tertentu tidak dilakukan dengan cara pembakaran hutan
  7. Bahkan CAI mengharapkan jika memungkinkan ada satu kebijakan pembatasan jumlah kendaraan di kota-kota besar yang tingkat polusinya sudah tinggi, seperti di Jakarta ini.

Saat Aksi Damai berlangsung H Didi Petet mencoba menggugah kesadaran masyarakat dengan membacakan puisi di bundaran hotel HI berjudul “Berteman Dengan Alam” berikut petikannya,

Aku raba mereka memang tidak ada
Aku lihat mereka memang tidak tampak
Tapi hidupku menyatu dengan mereka
Tapi hidupku dengannya nafas tidak sesak

Udara.. kau datang dari segala penjuru dunia
Ada disana.. ada disana, dan ada disini
Kau jiwa ciptaan tuhan yang berfungsi mulia
Ada mu alam negeri terasa begitu nan suci

…………

<Fajar/BksT/Serang K1>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: