Prabowo hadiri RAPIMNAS LDII 2009

Letjen Purn. Prabowo Subianto

Letjen Purn. Prabowo Subianto

RAPIMNAS LDII 2009 │ Rabu, 10/06/2009 13:12 WIB 

Jakarta – Setelah banting setir jadi pengusaha, Prabowo Subianto menemukan banyak praktek kotor di lapangan. Banyak pengusaha yang menyogok pejabat dan menyusun taktik supaya nilai anggaran dapat membesar.

“Seperti ada yang tidak tercantum dalam buku pelajaran ekonomi. Bagaimana menyogok pejabat, me-mark up anggaran, sampai ada pengusaha yang bilang, apa sih yang tidak bisa saya beli,” ujar Prabowo saat berbicara dalam Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Rabu (10/6/2009).

Cawapres Megawati Soekarnoputri ini telah malang melintang di dunia bisnis selama 11 tahun. Namun dia tetap merasa kesulitan menjalankan usahanya karena banyaknya praktek seperti itu.

Prabowo juga kembali menceritakan kenapa dirinya bisa kecemplung di dunia bisnis. Hal tersebut dipilih karena dia gagal menjadi Panglima TNI.

“Awalnya dari dulu cita-cita saya jadi panglima, jadi jenderal bintang 4. Tetapi ternyata Tuhan memberikan saya bintang tiga. Alhamdullilah,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kondisi ekonomi saat itu sangat sulit. Dengan pangkat terakhir letnan jenderal, Prabowo hanya mendapat uang pensiun sebesar Rp 900 ribu.

“Alhamdullilah, sekarang sudah jadi Rp 1,4 juta,” katanya.

Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, merasa iba dengan dirinya. Prabowo pun diajak untuk belajar berbisnis. “Kamu ikut saya. Belajar sama saya,” ujar Prabowo menirukan ucapan Hashim.

(sumber: pemilu.detiknews.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: