Waspada Teroris, Ponpes LDII Perketat Pendaftaran

Menara Pondok Pesantren LDII Kediri - Jawa Timur

Menara Pondok Pesantren LDII Kediri - Jawa Timur

Kediri (ANTARA News) – Pondok Pesantren (Ponpes) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kediri, Jawa Timur, memperketat sistem pendaftaran santri asal Malaysia yang ikut program pesantren kilat selama bulan Ramadan.

“Setiap santri yang akan belajar di sini harus melengkapi diri dengan identitas diri dan surat-surat penting yang dikeluarkan pemerintah. Terlebih terhadap santri asal Malaysia, karena kami tidak ingin pondok ini disusupi teroris,” kata Pimpinan Ponpes LDII H Kuncoro kepada ANTARA di Kediri, Jumat.

Menurut dia, sekarang ada sembilan warga negara Malaysia yang tengah mengikuti program pesantren kilat selama bulan Ramadan di Ponpes LDII yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto No 195, Kediri.

Dari sembilan warga negara Malaysia itu, enam diantaranya berjenis kelamin perempuan dan semuanya menetap di rumah sewa yang ada di sekitar lokasi pondok pesantren yang didirikan almarhum KH Nurhasan Al Ubaidah pada 1952 itu.

Kuncoro menjamin, semua santri asal Malaysia yang tengah mengikuti program pesantren Ramadan itu tidak terkait dengan jaringan terorisme di bawah komando Nurdin M Top yang sampai sekarang masih buron.

“Kami tidak segan-segan menolak calon santri yang kelengkapan identitas dirinya kurang. Meski dia penduduk sekitar sini, tapi kalau tidak memiliki KTP dan surat keterangan dari lurah, pasti kami tolak,” ujarnya menegaskan.

Demikian halnya bagi calon santri asal daerah lain, tidak akan bisa menimba ilmu di Ponpes LDII jika tidak membawa surat jalan dari pemerintah daerah asal calon santri yang bersangkutan.

“Dulu kami tidak seketat ini. Meski ada jaminan dari kenalan atau saudara yang mondok di sinipun, kalau tidak ada identitas dan surat-surat keterangan lainnya tidak akan kami terima,” kata Wakil Pimpinan Ponpes LDII H Ibrahim menimpali.

Kebijakan tersebut diambil, lantaran beberapa waktu lalu pondok pesantren yang dihuni sekitar 2.000 santri dari seluruh pelosok Tanah Air dan sebagian dari negara tetangga itu, menjadi incaran petugas intelijen karena diduga menjadi tempat persembunyian pelaku terorisme.

Meski pada akhirnya tidak terbukti, namun pimpinan Ponpes LDII melakukan tindakan preventif kalau-kalau memang ada diantara ribuan santrinya itu ada yang terlibat jaringan terorisme.

Sebelumnya, santri asal Malaysia yang “mondok” di Ponpes LDII jumlahnya mencapai belasan orang, namun belakangan ini tinggal sembilan orang saja.

“Selain dari Malaysia, dulu santri kami ada yang berasal dari Brunei dan Singapura. Sekarang ini hanya ada santri dari Malaysia yang ikut program kilatan,” papar Ibrahim menjelaskan.(*)

(Sumber: www.antara.co.id)

13 Tanggapan

  1. Assalamualaikum wr wb

    Melihat photonya , saya sangat tertarik dgn menaranya, akan tetapi saya lebih inging sekali menjalin hubungan dgn Pondok Pesantren LDII Kediri ini ? siap ya yang bisa mewakili sahabat atau para ustad yang ada di Kediri ini , kami tunggu

    Salam persahabatan !
    Ranto
    0812 83 979 10

  2. aku kangen bgt ma menara itu,di sanalah aku pernah menimba ilmu selama krng lbh 2 th………………

  3. Semoga Alloh selalu paring pertolongan, aman, lancar dan barokah.
    Aamiiiiinnn…….

    AJKH….

    • aq pgen bgt kkediri, mengulang kembali bareng temen-temen seperjuangan. . . semoga Allah selalu paring aman, selamat, lancar and barokah. . . salam2 wat muda-mudi trenggalek. .

  4. seiring waktu berdetak
    umur dunia semakin dekat

    janganlah tinggalkan sholat
    karna ajal pasti datangnya…!!!

  5. bagaimana pun ldii tetap gak ada bukti kesesatan. maju terus kawan.

  6. Al-muslim man salima al-muslimuuna minlisaanihi wayadihi. HR Bukhori&Muslim. :Yang dikatakan Muslim adalah, seseorang yg orang2 islam yg lain selamat dari (jeleknya) lisan dan tangannya. Maka
    Marilah kita bahu membahu menunjukkan kepada semua orang bahwa Islam adalah agama yang santun, agama yang mengajak siapapun yang ada didalamnya untuk selalu saling menyayangi bukan menyakiti.
    Bahkan kepada siapapun yang ada disekitarnya, karena siapapun yg menjadi tetangga orang islam tidak boleh merasa tersakiti. Maka, budi luhur luhuring budi mutlak menjadi thobi’at kita!
    Wallohul musta’aan.

  7. maju terus pantang mundur

  8. aq dr garut boleh dong ikutan.anjing menggonggong kafilah berlalu.

  9. Aq pengen banget k kediri. pengen bangt mengulang bareng2 ma tmn2 memahami Qur’an Hadits…………

  10. saya sangat suka melihat menara…….indah bangt,,
    pingin bangt belajar di sana…….

  11. kalau mengaji dikatakan sesat, bagaimana orang yang tidak mengaji ?

  12. sy ingn sexli berknjung ke kdri lg kgn ma tempt2y insaalloh lu2s sma aku arep mgkat rno………….
    mga alloh pring brkh amin…………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: