KEGIATAN

DPP LDII audensi dengan Ketua DPR RI DR Marzuki Alie

Laporan AUDIENSI dengan Ketua DPR RI , P DR. Marzuki Alie, hari Jumat jam 9.30 s/d 10.45.  Rombongan  DPP dipimpin Dr Ir H Shobar Wiganda M Agr Sc (Ketua DPP) ,dg  Dodi Taufiq Widjaya, M. Comm,   DR Ir Ratoyo Rasdan, Koentjoro SE, MBA, . Dodi Aditya SE, MBA, Moh Ied, MBA,  Sidik Waskito BA, Ilham Sidik, Madjinur.  Shobar  jelaskan (1) permhonn maaf dari Ketum DPP LDII Bapak Prof DR Abdullah Syam MSc krn sdng  tugas dr Kementrian Kehutanan  dinas luar dan salam P. Syam buat Pak DR Marzuki ALIE, (2) perknalan rmbongan, masing2 posisi di DPP dan di Pemerintah/LSM/SWASTA. , (3) DPP menyampaikan terimakasih atas bantuan beliau buku go green yg dipebnyak 1000 kali dan disebar ke seluruh gub, bupati. walikota selindo, slrh ormas Islam(3) Menjelaskan bahwa dgn adanya buku tsb sangat strategis dalam memacu kegiatan di tingkat provinsi ada kegiatan Go Green di berbagai provinsi : Jabar, Sumbar. Jatim. jateng. Kalsel. dll. karena buku diditribusi kpd Gub dan jajarannya tmsk kpd  ormas lain spt tsbt di atas. (4)  Mohon  saran slanjutnya shg  tugas DPR RI dapat terbantu dgn semangat dakwah LDII  terutama Dakwah Bilhal. 
Saran DPR  (1) LDII yg tlh membuka diri dan mengdakan kerjasama ho[Receiving Text] Bagi LdIi dapat mengajukan proposal grant pada proyek LM3  yang dikelola kEMENTRIAN pERTANIAN  (nyambung deh DR Shobar Wiganda pernah jadi kensultan LM3 DI Deptan tahun 2005 dan 2006) . BENTUK BANTUAN berdasarkan usulan dari pondok pesantren  dgn dana sekitar 100 – 150 jutaan per unit pesantren untuk kegiatan agribisnis : tan pangan, sapi dan domba.  .. kearah membangun kemandiriian pesantren.
(3) ldii dapat bergabung dlam pelatihan  ekonomi syariah (materi BMT dan Pemodalan) dg pelaksana Perguji (Persatuan Guru Ngaji  yang dibina oleh Bapak DR MARZIKI ALIE).  Penutup : LDII menyampaikan buku gogreen makassar 10 ex, go green jateng 1 exp dan beberapa majalah nuansa.

LDII Go Greeen & WOLES (Warnai Obsesi Lewat Ekspresi Seni),

Hari/Tanggal                : Minggu, 08 Mei 2011

Jam                               : 09.00 wib – Selesai

Tempat                          : Lapangan Bola, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan

Alamat                           : Jl. Patuha Utara 2 Rt 010/016

Kayuringin Jaya – Bekasi Selatan.

Kerjasama Lantabur TV Bersama DPD LDII Kota Bekasi , Pengurus CAI ( Cinta Alam Indonesia ) Wilayah Kota Bekasi dan Pramuka Gugus Depan Sultan Agung Kota Bekasi

LDII Gelar 30 Posko Mudik Lebaran

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus menggelar posko mudik lebaran. Kali ini di lebaran 1429H, LDII mendirikan 30 posko di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa dan Sumatera. LDII berharap bisa membantu kemudahan para pemudik disepanjang jalan. Memberikan bantuan keamanan, informasi juga menyediakan konsumsi serta tempat istirahat demi kenyamanan mudik tahun ini. Berikut beberapa berita tetang keberadaan Posko Mudik LDII di beberapa kota.

LDII layani pemudik
Wonogiri (Espos) Untuk membantu kelancaran arus mudik, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wonogiri membuka posko mudik di kawasan Nambangan, Selogiri.

Rencananya, posko mudik ini dioperasikan pada H-3 hingga H+4 Lebaran. “Ini kontribusi LDII Wonogiri terhadap terwujudnya keamanan dan kenyamanan selama arus mudik,” terang ketua LDII Wonogiri, Joko Santosa, kepada Espos, di Wonogiri, Selasa (23/9).

Ditambahkan Joko, di posko mudik LDII tersebut, para pemudik dapat beristirahat melepas penat, karena posko menyediakan musala, tempat beristirahat serta makanan dan minuman kecil. – Oleh : ewy
(Sumber: http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&id=81969)

Di Terminal Cicaheum, LDII Buka Posko Layanan Bantuan Pemudik
Ormas Islam yaitu Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII), dalam rangka pengamanan mudik Lebaran, membuka Posko layanan bantuan pemudik. Posko tersebut dibuat, menurut petugas piket Posko LDII, Asep Setiawan dimaksudkan untuk membantu pemudik untuk kepentingan tajil , layanan P3K dan kepentingan menanyakan arah jalan.

LDII, akan membuka layanan bantuan pemudik di Terminal Cicaheum, mulai H-7 sampai H+5. Sejak dibukanya layanan bantuan untuk pemudik, mulai dari tanggal 26 September sampai 29 September 2008, sebanyak 10 orang pemudik telah memanfaatkan layanan bantuan tersebut.

Posko layanan bantuan pemudik LDII, ujar Asep Setiawan sudah digelar beberapa tahun yang lalu, tetapi di Terminal Cicaheum Posko tersebut baru dibuat Lebaran tahun ini. (Sumber: http://jabarprov.go.id)

Remaja LDII Bandung Adakan Baksos Ramadhan

Selama Bulan Ramadan 1429 H/2008, Ikatan Remaja (Irma) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kec. Arcamanik, Mandala Jati, dan Antapani mengadakan berbagai kegiatan sosial seperti buka bersama dengan anak-anak yatim. Irma LDII juga menyediakan makanan berbuka bagi kaum duafa, dan makan buka dan sahur untuk polisi yang sedang bertugas serta membuka posko mudik di Terminal Cicaheum dari H-5 sampai H+5. (A-71)*** (sumber:http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id)

LDII Adakan ITIKAF Bersama di Masjid Albina Senayan

Sambutan Ketua Umum DPP LDII

Sambutan Ketua Umum DPP LDII

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar itikaf akbar yang berlangsung di Masjid Al-bina, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan pada Minggu malam 21 September kemarin. Acara ini dihadiri ribuan orang hingga masjid serta pelatarannya penuh sesak. Hadir dalam i’tikaf bersama ini adalah beberapa ormas, perwakilan dari Depag, perwakilan dari MUI Pusat, para penulis buku “LDII After New Paradigm” dan beberapa undangan lainnya.

Acara dengan tajuk “Dengan I’tikaf Kita Membangun Akhlaq Bangsa” ini dimulai setelah sholat tarwih dan selesai sampai waktu sahur. Tujuan digelarnya i’tikaf bersama ini antara lain adalah untuk memanjatkan doa bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Seperti permasalahan kemiskinan hingga masalah kemaksiatan. Acara ini juga sebagai upaya menghidupkan sunah nabi pada 10 malam terakhir Ramadan. Pada acara i’tikaf ini juga diselingi pemberian santunan kepada 50 anak yatim piatu di Jakarta.

Untuk mendukung mudik Lebaran tahun ini, LDII menyatakan juga akan menggelar aksi simpatik dengan mendirikan 30 posko mudik di sepanjang Pulau Jawa dan Sumatra. berikut ini adalah beberapa dokumentasi acara kemarin.

( sumber Blog LDII )

Muslim Bogor Salat Ghaib Untuk Pasuruan

SHOLEH ISKANDAR - Tragedi tragis di pasuruan yang menewaskan 21 korban akibat berebut zakat mengundang keprihatinan kaum muslimin Kota Bogor. Kemarin, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar salat ghaib di Masjid Nurul Iman, Jalan Budi Agung Kecamatan Tanahsareal. Salat ghaib itu untuk mendoakan ke 21 warga pasuraun yang tewas dalam kejadian naas tersebut.

Seusai salat magrib, puluhan warga LDDI melaksanakan salat ghaib bersama yang diimami langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII, Prof DR KH Abdullah Syam. Hadir dalam salat Ghaib itu Ketua DPD LDII Kota Bogor Radjab Tampubolon, Ketua DPD LDII Kabupaten Bogor, H Bambang Wahyudi dan puluhan simpatisan LDII dan warga sekitar.

Salat Ghaib itu juga diikuti puluhan ibu-ibu dan anak-anak muda, dengan penuh keprihatian para ibu dan seluruh jamaah berdiri sejenak.

Dalam doanya, Ketua Umum DPP LDII menuturkan, agar jenazah kaum muslimin terkena bencana di Pasuruan diterima Allah SWT dan semoga seluruh umat Islam selalu mendapat rahmat dan rioho-Nya. “Semoga amal ibadah saudara kita di Pasuruan diterima Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menambahkan salat ghaib tersebut sebagi bentuk keprihatinan terhadap sesama umat muslim. Menurutnya, zakat sebaiknya dilakukan dengan cara door to door atau dari pintu ke pintu dengan cara mendatangi langsung para mustahik zakat.

Idealnya, sambung dia, zakat dapat diterima dengan kegembiraan oleh para mustahik untuk ikut membantu keperluan mereka. Apalagi, menjelang ramadahan. “Idealnya memang seperti itu, lebih baik diberikan langusng dari pada dikumpulkan dalam satu tempat apalagi tanpa pengamanan akan sangat riskan,” pungkasnya.(dra)

(Sumber www.radar-bogor.co.id)

Malam Panggung

Dalam rangka memeriahkan HUT RI, Generasi Muda LDII menyelengggarakan berbagai perlombaan, mulai dari acara Festival Cabe Rawit, Pertandingan Volley Ball, Three on Three Basket, Jalan santai dan lomba-lomba rakyat.

Dan malam tadi Sabtu 30 Agustus 2008 adalah malam panggung sebagai acara puncak penyerahan hadiah-hadiah bagi para pemenang, di isi dengan acara hiburan & pentas seni.

Dalam kesempatan itu pula, Pejabat Kecamatan setempat berkenan memberikan sambutan. Lebih lanjut di katakan bahwa …..

(nantikan ulasan lebih lengkapnya)

LDII Aksi Nyata Sikapi Global Warming

Aksi Nyata yang Terus Bergulir; Oleh: Agnes Swetta Pandia

Kegerahan masyarakat akan kerusakan lingkungan makin tak terbendung. Kini urusan lingkungan terutama menyangkut penghijauan dan pengolahan sampah, tak lagi dimonopoli oleh lembaga swadaya masyarakat. Lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, termasuk lembaga keagamaan, juga sudah melibatkan diri.

Sekolah pun mulai memberikan pengertian kepada siswa dari tingkat kelompok bermain hingga mahasiwa, minimal tidak membuang sampah sembarang tempat. Ibu rumah tangga pun tak mau ketinggalan, pemilahan sampah kering dan basah kian gencar dilakukan, meski masih agak merepotkan.

Kelompok PKK tingkat rukun tetangga secara rutin menggelar pelatihan bagi anggota agar bisa mengolah sampah mandiri. Miminal bisa membuat kompos dan dipakai untuk pupuk tanaman di rumah sendiri. Bahkan, umat Gereja Katolik Roh Kudus Rungkut, terus diingatkan agar memilah sampah serta mengolah sampah organik menjadi kompos. Menurut Rm Gregorius Kaha Svd, pengolahan sampah serta memilah sampah harus terus diingatkan. Tujuannya agar umat semakin peduli lingkungan.

Artinya gerakan “Mengubah Tulah menjadi Berkat” yang dicanangkan Keuskupan Surabaya dalam masa Pra-Paskah 2008 oleh Mgr Sutikno Wisaksono Pr pada Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2008 tidak sekadar slogan.

Gereja harus bisa menunjukkan kepekaan serta komitmennya terhadap kondisi lingkungan saat ini. Maka, mulai bulan Februari umat diajak mengubah perilaku menyangkut sampah melalui kepedulian akan lingkungan. Tahap awal saat masa APP umat diberikan kondisi lingkungan sebelum dan sesudah serta yang akan melanda dunia jika pemanasan global tidak segera diatasi.

Supaya cita-cita mengubah tulah menjadi berkah melalui gerakan merdeka dari sampah berkelanjutan, semua lapisan masyarakat wajib terlibat. Mulai anak hingga orangtua harus memotivasi dirinya sendiri untuk peduli kebersihan. Sebab, jika sudah peduli kebersihan otomatis lingkungan pasti lestari.

Tindakan serupa menghadapi pemanasan global juga dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia Cabang Jatim. Langkah utama dengan mengurangi penggunaan kertas.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Jatim Chriswanto Santoso mengungkapkan, penghematan kertas secara tidak langsung merupakan upaya melestarikan lingkungan hidup, terutama kekayaan alam berupa hutan. Pasalnya, bahan baku kertas adalah kayu.

Selain itu, penghematan dan penjagaan kelestarian lingkungan hidup adalah ajaran agama yang harus dilaksanakan. Chriswanto menegaskan, masyarakat perlu kembali diingatkan akan pentingnya keseimbangan alam dan lingkungan hidup melalui perspektif moral serta agama. Kurangi kemasan plastik

Lembaga pendidikan pun tak mau ketinggalan soal upaya melestarikan lingkungan, seperti yang berlaku di SMA Trimurti, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Sejak Januari lalu seluruh pengelola kantin di sekolah tersebut disarankan mengurangi pemakaian plastik untuk membungkus makanan.

Aturannya memang makin ketat karena kue yang biasa dibungkus plastik kini disajikan dalam piring. Padahal, ketika jam istirahat anak-anak langsung bergerombol sehingga sulit diawasi.

Di beberapa tempat pun ditempel tulisan “Kurangi Penggunaan Kemasan Plastik”. “Kelihatannya roti atau kue dibungkus kertas minyak kok kurang menarik, tapi demi mengamankan lingkungan tidak masalah,” kata Tisya, siswa kelas X SMA Trimurti.

Sebenarnya siswa sempat tidak berselera melihat kue dibungkus dengan kertas minyak. Namun, tidak ada cara lain, termasuk dihidangkan dengan piring sehingga siswa bebas mengambil. “Memang kurang mantap kalau pisang goreng dibungkus kertas minyak karena lebih menarik jika memakai kemasan plastik,” kata Tisya.

Mengurangi penggunaan kemasan plastik, kaleng serta botol termasuk menghemat kertas, langkah awal menekan pemanasan global. Kendatipun hanya satu dari sejumlah faktor termasuk rumah kaca, sebagai pemicu memburuknya lingkungan. Sebab, plastik butuh waktu ratusan tahun agar terurai. Padahal, pemakaian plastik luar biasa hebatnya.

Berbagai lembaga pun gencar mengajak komunitasnya untuk peduli lingkungan. Spanduk bertuliskan “selamatkan lingkungan dengan mengurangi pemakaian palstik, kertas, botol dan kaleng” terpasang di beberapa lokasi.

Tidak hanya ajakan melestarikan lingkungan, tetapi juga memasang papan yang menunjukkan proses pemilahan sekaligus mengolah sampah. Dengan menempatkan papan pengumuman menyangkut pengolahan sampah di pintu masuk gereja, pasti menjadi perhatian umat.

“Ajakan jangan pernah berhenti, termasuk menyediakan tempat sampah di sekeliling kompleks gereja sesuai jenisnya, sehingga untuk buang sampah sembarang tempat jadi enggan,” kata Rm Gregorius Kaha.

Hampir setiap melakukan pembelian barang sekecil apa pun pemilik toko pasti membungkus dengan kantong plastik. Ibu rumah tangga, misalnya, setiap belanja ke warung kantong plastik yang dibawa ke rumah sama jumlahnya dengan jenis belanjaan.

“Jika saya membeli sembilan jenis barang, kantong plastik yang diperoleh juga sembilan. Pedagang tidak peduli apa kantong penuh atau tidak,” kata Ny Wiwik (53), ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Mayjen Soengkono. Bahkan, pembeli juga senang jika mendapat kantong plastik banyak sehingga bisa dipakai ulang sebagai tempat sampah. Gerakan melestarikan lingkungan memang berat jika tidak dilakukan bersama. Namun, sekecil apa pun andil masyarakat dalam mengamankan lingkungan dampaknya pasti dapat dirasakan.

Seperti mengurangi penggunaan bahan plastik, kertas, kaleng, dan kaca dalam kehidupan sehari-hari, langkah nyata untuk melestarikan lingkungan. Penanaman berbagai jenis pohon di sekitar tempat tinggal, juga sebagai bukti kepedulian terhadap lingkungan.

Memang mengubah prilaku, seperti memilah sampah atau mengurangi pemakaian kemasan plastik, tidak mudah. Misalnya barang belanjaan dibungkus kertas atau daun pisang, bahkan daun jati seperti dahulu kala, tampaknya tidak mungkin pada masa sekarang.

Selain daun pisang dan daun jati sulit diperoleh, konsumen terutama ibu rumah tangga kurang berkenan. Jika ingin negeri ini terhindar dari pemanasan global dengan cuaca yang semakin sulit diprediksi, saatnya bagi ibu rumah tangga berani menolak kemasan plastik.

Pilihan utama bungkus makanan, selain plastik, adalah kertas. Pemakaian kertas agak lebih menguntungkan ketimbang bahan lain karena mudah lebur. Sudah saatnya genderang anti kemasan plastik ditabuh. Konsekuensi dari gerakan ini, masyarakat, terutama kaum perempuan, harus siap dengan perubahan pembungkus barang belanjaan dari kertas.

Siapkah? Jika ya, minimal sampah plastik yang mendominasi gunung sampah di Tempat Pembuangan Sampah Benowo akan terus menyusut. (sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/04/14/1740417)

LDII Serahkan Dua Guru ke ULUMUDDIN

LHOKSEUMAWE-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), menyerahkan dua orang guru Ulumul Qur’an dan Qira’ah Sab’ah, kepada Dayah Terpadu Ulumuddin Utenkot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Minggu (26/8). Penyerahan dua orang guru ini, langsung dilakukan oleh Ketua DPP LDII pusat KH.Abdullah Syam M.Sc, di Sekretariat LDII Kota Lhokseumawe, kepada Tgk.H. Syamaun Risyad Lc (pimpinan dayah Ulumuddin).

Dua orang guru tersebut , Ust. Irwan Setiawan dan Ust. Fakhrurazzi, sebagai guru Ulumul Qur’an dan Qira’ah Sab’ah. Dimana nantinya, para guru itu akan mengajar di Dayah Ulumuddin Utenkot, mengisi kedua pelajaran yang disebutkan diatas.

Menurut Gunawan salah seorang anggota LDII, bahwa kedua guru ini, sebelumnya mengajar di Pondok Pesantren LDII di Kediri. Dimana tujuannya, adalah untuk menutupi kekurangan guru dibidang Ulumul Qur’an di Dayah Ulumuddin. Dengan harapan, agar pendidikan tentang kedua disiplin ilmu ini, dapat lebih meningkat lagi, ujarnya.

Pimpinan Dayah Ulumuddin Tgk.H.Syamaun Risyad Lc, dalam kata sambutannya, mengucapkan sangat berterima kasih atas kehadiran dua orang guru tersebut. Sehingga mutu pendidikan pada dayah dibawah pimpinannya dapat lebih meningkat lagi .

Sebab, ungkapnya kemampuan memahami Al Qur’an sangat dibutuhkan pada masa sekarang , terlebih lagi dalam era kemajuan zaman yang semakin kompleks. Untuk itu, keberadaan dua orang guru yang diserahkan oleh LDII, ditempatnya,akan betul-betul dimaksimalkan perannya. “Kami akan mengambil manfaat dari sebanyak-banyaknya dari dua orang guru ini nantinya,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPP LDII pusat KH.Abdullah Syam mengatakan, bahwa dengan adanya dua orang guru yang diserahkan oleh pihaknya, akan semakin menambah minat belajar santri. Dirinya juga mengharapkan, supaya keberadaan dua orang guru tersebut, di Dayah Ulumuddin, agar betul-betul diambil manfaatnya, harapnya. (lis) Sumber: http://rakyataceh.com

Kenangan Qurban 2007

Alhamdulilah dalam satu kelompok pengajian kita dapat melaksanakan Qurban 4 Ekor Sapi dan 9 Ekor Kambing, moga Alloh ridho dan paring barokah amin.

Belajar Nge-Blog

Alhamdulillah, ternyata saudara-saudara kita punya semangat belajar tinggi untuk menambah wawasan dan pengetahuan seputar teknologi yang namanya INTERNET.

Dalam kesempatan tersebut materi yang di kupas mengenai Blog dan serba-serbinya, Insya Alloh sangat bermanfaat buat kita semua sebagai Tools Silaturrohim, Amar Ma’ruf bahkan untuk Bisnis.

4 Tanggapan

  1. wah boleh tuh, tar klo ada lg inform ya, pengen ikut, he…he.. biar pinter ga gaptek..

  2. asamuallaikum, wah ane baru tau nie ada blog ldii bekasi ikutan dong…. nama ane heru ds prumnas dulu saya aktif di remaja daerah …
    mudah2an aj yang buat blog ini knal he2…
    alhamdulillah skarang banyak blog jokam, klo mau ngasih berita tentang “kita” di bekasi khususnya d prumnas gi mna y?
    biar blog ini rame dan ane ga ush buat blog lgi..
    ajzkh…

  3. ass,,alhmd hari ini di pengajian desa MAKKAH ada acara khusus yaitu nasehat dri bpk. Abdlh Syam .kebetulan beliau sdg melaksanakn Umroh beserta rombongan jmh dri BOGOR.seneng banget bisa ketemu dgn jmh yg saya tugas di tempatx.utk nasehatx pak abdlh syam walau singkat tp padat.AJKH,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: