DPW LDII Jawa Barat Gelar Workshop ICT

Image

Pembukaan Workshop ICT yang diselenggarakan oleh DPW LDII Jawa Barat

Bandung (16/02/13) – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Jawa Barat menggelar Workshop Information & Communication Technology (ICT) selama dua hari, 16-17 Februari 2013.

Workshop yang diselenggarakan di kantor DPW LDII Jawa Barat jalan Sarijati Margacinta Bandung ini dihadiri oleh seluruh perwakilan DPD Kota/ Kabupaten se-Jawa Barat ditambah  utusan dari pondok pesantren.

Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang sangat besar pada kehidupan masyarakat termasuk umat Islam di dalamnya.

Lebih lanjut dalam arahannya Ir.MT. Prasetio Sunaryo selaku Ketua DPP LDII yang juga anggota Dewan Riset Nasional bidang Hankam mengatakan, ” Jangan sampai teknologi itu malah membuat umat menjadi rusak karena disalah gunakan untuk menyebarkan pornografi, hasutan kebencian, fitnah atau berita bohong, hendaknya warga LDII dimanapun berada justru harus bisa meneladani masyarakat luas untuk bisa menggunakan teknologi itu untuk hal-hal positif, kebajikan, nasihat amar ma’ruf nahyi munkar, maka era Cyber ini kita manfaatkan untuk berdakwah.”

Workshop ICT yang bertajuk Membangun SDM Unggul Melalui Cyber Dakwah ini sukses dibuka oleh Ketua Umum DPP LDII Prof. DR. KH Abdullah Syam, MSc.

(Kontributor. Fajar Ibnu)

Iklan

Musda Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Bekasi

Musda LDII Kota Bekasi 2011

GENERASIINDONESIA – HM Nurhadi kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Bekasi, Jawa Barat, periode 2011-2016 melalui Musda yang berlangsung pada hari Sabtu, (9/7) pekan lalu di Gedung Balai Besar Peningkatan Produktifitas Cevest Cikarang, Bekasi Selatan.

HM Nurhadi terpilih kembali dengan mengantongi suara mayoritas meski sempat dihujani interupsi oleh peserta ketika membacakan laporan. Namun karena dianggap lebih visioner dan sangat piawai dalam memimpin, peserta pun memilihnya untuk kembali menduduki kursi Ketua.
“Beliau sosok yang sangat supel, Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Kota Bekasi ini memiliki berbagai program yang melibatkan ormas lain terutama dalam menggalang aktifitas positif di kalangan remaja dan pemuda, ini layak ditiru oleh daerah lain. Apalagi akhir-akhir ini pemerintah sedang menggalakkan penggalangan pemuda untuk meredam berbagai aksi tawuran dan sebagainya,” kata Agus Wiebowo, salah satu peninjau.
Musda dihadiri oleh seluruh unsur dalam struktur organisasi DPD yang meliputi DPC hingga PAC di seluruh Kota Bekasi. Seluruh unsur Muspida Kota Bekasi, Majelis Ulama Indonesia dan perwakilan ormas-ormas Islam lain. Dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, hadir sebagai pengisi sesi pembekalan adalah Ratoyo Rasdan yang juga Asisten Deputi Kewirausahaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga.
HM Nurhadi dalam pidato sambutan usai penghitungan suara yang mengukuhkannya kembali sebagai Ketua DPD, menegaskan sekali lagi bahwa seia sekata dengan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia, bahwa DPD Kota Bekasi juga mendukung sepenuhnya empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah harga mati.Hal ini ia sampaikan karena banyak pihak memandang ormas islam identik dengan ekstrimis, tidak nasionalis dan sebagainya.

LDII Galang Bantuan untuk Gempa Bumi Tasikmalaya

Tim Gerak Cepat Bantuan Kemanusiaan DPP LDII untuk Bencana Alam

Tim Gerak Cepat Bantuan Kemanusiaan DPP LDII untuk Bencana Alam

Menyusul terjadinya gempa bumi, Rabu (2/9) pukul 14.52 WIB tim relawan gerak cepat yang diturunkan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) hari ini dengan beberapa rombongan dan 1 unit truk dari Jakarta menuju Bandung untuk menghimpun bantuan dan membawa tim kesehatan, obat-obatan, tenda, makanan dan minuman, serta berbagai macam perlengkapan lainnya langsung menuju lokasi gempa di Tasikmalaya Jawa Barat.

Seperti dilansir dibeberapa media, gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang berpusat di barat daya Tasikmalaya ini telah memakan banyak korban jiwa dan materi. Menurut laporan Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban itu tersebar, yakni 10 orang di Kabupaten Cianjur, 10 orang di Kabupaten Garut, 2 orang di Kabupaten Sukabumi, 9 orang di Kabupaten Tasikmalaya, 8 orang di Kabupaten Bandung, 1 orang di Kabupaten Bandung Barat, 2 orang di Kabupaten Bogor dan 4 orang di Kabupaten Ciamis.

Data Pusdalops BNPB menyebutkan sebanyak 8.835 unit rumah rusak berat dan 10.106 unit rumah rusak ringan terdapat di 10 kabupaten/kota. Data kerusakan terbanyak terdapat di Kabupaten Ciamis sebanyak 5.085 unit rusak berat dan 6.211 unit rusak ringan.

Kita semua berdoa, semoga saudara-saudara kita yang menjadi korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Allohuma jurni fii musibati wa aflihli khoiruminha. Amiin. <Fjr/Ckr>